Bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Utara sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat pesisir yang selama ini bergantung pada sektor rumput laut.
Adapun fasilitas yang diterima kelompok meliputi satu unit perahu berukuran 13 meter x 1,7 meter, tali longline, tali putih, tali cincin untuk pengikat bibit rumput laut, hingga terpal penjemuran hasil panen.
Muhammad Nasir mengatakan bantuan tersebut diharapkan mampu menunjang produktivitas kelompok budidaya sekaligus membantu memperlancar proses distribusi hasil panen.
“Selama ini petani cukup terkendala dalam pengangkutan hasil rumput laut. Dengan adanya perahu ini, aktivitas mereka tentu akan jauh lebih terbantu, baik untuk operasional maupun distribusi hasil panen,” ujarnya.
Bantuan yang diberikan merupakan hasil perjuangan aspirasi masyarakat pesisir yang sebelumnya telah disampaikan kepada dirinya dalam berbagai agenda pertemuan bersama warga.
Menurutnya, sektor rumput laut memiliki peran penting dalam menopang ekonomi masyarakat di wilayah pesisir Nunukan sehingga perlu mendapatkan perhatian berkelanjutan dari pemerintah.
“Mayoritas masyarakat pesisir menggantungkan penghasilan dari budidaya rumput laut. Karena itu pemerintah harus hadir melalui bantuan sarana, pendampingan, sampai penguatan pemasaran hasil panen,” katanya.
Sebelum bantuan diserahkan, tim dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kaltara terlebih dahulu melakukan pengecekan lapangan guna memastikan bantuan sesuai kebutuhan kelompok dan tepat sasaran.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Penyuluh Perikanan Lapangan (PPL) Nunukan Barat, Muhammad Yacub, S.Pi, yang selama ini aktif mendampingi kelompok pembudidaya di wilayah tersebut.
Muhammad Nasir juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, khususnya Gubernur Kaltara dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kaltara atas dukungan terhadap masyarakat pesisir.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh perikanan, dan masyarakat dapat terus diperkuat agar program bantuan benar-benar memberi dampak terhadap peningkatan kesejahteraan warga.
Sementara itu, pihak Pokdakan Tanjung Berkah mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Mereka menilai sarana tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas budidaya yang selama ini dijalankan secara swadaya.
“Bantuan ini sangat membantu kami, terutama untuk operasional kelompok dan pengangkutan hasil panen. Kami berharap perhatian terhadap petani rumput laut terus berlanjut,” ujar perwakilan kelompok. (Adv)
Editor: Aspian Nur