Anggota Pansus LKPj Ladullah menegaskan setiap hasil monev akan dianalisis secara mendalam untuk mendorong perbaikan kualitas program pembangunan ke depan.
“Kami akan mencermati setiap temuan di lapangan sebagai bahan masukan dalam penyusunan rekomendasi DPRD agar ke depan pelaksanaan program semakin baik,” ujar Ladullah.
Ia menjelaskan, monev yang dilakukan tidak hanya berfokus pada capaian fisik, tetapi juga menyentuh aspek tata kelola, efektivitas, serta akuntabilitas pelaksanaan program.
Dalam kegiatan tersebut, DPRD turut melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, hingga instansi teknis lainnya, guna memastikan sinkronisasi data dan kondisi di lapangan.
Beberapa objek yang menjadi perhatian antara lain pembangunan infrastruktur jalan, fasilitas pendidikan, gedung layanan publik, hingga pekerjaan marka jalan.
Ladullah menekankan, hasil evaluasi ini nantinya akan menjadi pijakan DPRD dalam memberikan catatan strategis kepada pemerintah daerah.
Dengan demikian, pelaksanaan program pembangunan diharapkan tidak hanya berjalan sesuai rencana, tetapi juga semakin efektif, transparan, dan akuntabel. “Rekomendasi yang kami susun nantinya diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pembangunan serta kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan seperti Nunukan,” tutupnya. (adv)