Pengawasan Distribusi BBM Lemah, Praktik Curang Pemicu Antrean
1 menit baca0 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, TANJUNG SELOR – DPRD Provinsi Kalimantan Utara menyoroti lemahnya pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai membuka celah terjadinya berbagai praktik curang di lapangan. Kondisi ini disebut menjadi salah satu faktor utama penyebab antrean panjang di sejumlah SPBU di Kabupaten Bulungan.
Wakil Ketua DPRD Kaltara H Muddain ST menegaskan bahwa pengawasan tidak boleh berjalan setengah hati. Ia mendorong keterlibatan aktif seluruh pihak, mulai dari pengelola SPBU, aparat pengawas, hingga instansi terkait.










