Dalam kesempatan itu, Nasir yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Kalimantan Utara, menyampaikan materi bertajuk Memimpin Diri Sendiri Sebelum Memimpin Orang Lain. Ia menekankan bahwa kepemimpinan yang baik harus dimulai dari kemampuan seseorang mengelola dirinya sendiri.
“Seorang pemimpin harus mampu mendisiplinkan diri, mengatur waktu dengan baik, serta menunjukkan keteladanan dalam sikap dan perilaku,” ujar Nasir.
Menurutnya, kemampuan memimpin diri sendiri merupakan dasar utama dalam membangun kepemimpinan yang kuat di dalam organisasi.
“Jika seseorang belum mampu memimpin dirinya sendiri, maka akan sulit baginya untuk memimpin orang lain,” katanya.
Nasir juga menambahkan keteladanan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan dan loyalitas di lingkungan organisasi.
“Keteladanan adalah kunci untuk menumbuhkan kepercayaan dan loyalitas. Pemimpin tidak cukup hanya memberi arahan, tetapi harus menjadi contoh bagi orang-orang yang dipimpinnya,” jelasnya.
Selain materi tersebut, para peserta juga mendapatkan sejumlah materi lain terkait penguatan organisasi, di antaranya manajemen organisasi modern yang disampaikan M. Khoiruddin, budaya kerja produktif dan profesional oleh Arpiah, serta manajemen konflik dalam organisasi oleh Burhanuddin.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme peserta yang aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab bersama para pemateri.
Melalui kegiatan ini, para pengurus diharapkan semakin siap menjalankan peran organisasi secara solid, profesional, dan berkontribusi dalam pelayanan kepada masyarakat. (Adv)
Editor: Erwin