Temuan ini didapatkan oleh pihak Kelurahan Bontang Kuala melalui program tengok tetangga yang digagas oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.
Menyikapi hal tersebut, Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib, meminta agar pemerintah daerag mengevaluasi peras Ketua RT setempat. "Sebagai instansi pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat, RT memiliki peran krusial yang tidak hanya terbatas pada pengurusan administrasi," ungkapnya, Selasa (14/7/2026)
Ia menjelaskan, Ketua RT memeiliki tugas untuk dapat memantau dan mengevaluasi kondisi warganya secara menyeluruh, baik dari segi ekonomi, sosial hingga kesehatan.
Dirinya menyampaikan bahwa pemantauan kesejahteraan finansial warga merupakan hal yang sangat penting. Pasalnya, dapat mempengaruhi kondisi kesehatannya. "Ketua RT harus memahami interaksi sosial warganya dan mendeteksi jika terdapat seseorang memiliki penyakit yang membutuhkan penanganan medis khusus," terangnya.
Selain itu, dia juga meminta gar kondisi rumah tidak layak huni segera dilakukan perbaikan. Pihak RT, Kelurahan hingga Kecamatan wajib membantu pengajuan bantuan rumah layak huni.
Bahkan, Sahib menekankan agar dialkukan pengawalan usulan itu hinhga terealisasi. Sebab, kendala utama yang sering terjadi adalah kurangnya monitoring terhadap usulan-usulan serupa.
Namun, mengingat keterbatasan pemerintah dalam memantau seluruh wilayah secara bersamaan, Dirinya menyarankan pihak Kelurahan aktif mengawal dan terus berkoordinasi dengan OPD terkait, agar bantuan dapat segera terealisasi.
Dirinya berharap, sebagai kota industri dengan predikat kota layak huni, semestinya kondisi warga yang sangat memprihatinkan ini menjadi prioritas. Pemerintah daerah tidak boleh membiarkan masyarakatnya hidup dalam kesusahaan ditengah hingar bingar pembangunan serta investasi besar.
Menurutnya, jika anggaran daerah dari program bedah rumah mengalami keterbatasan atau keterlambatan, pihak pemerintah, khususnya OPD terkait disarankan untuk melakukan aksi solidaritas berupa patungan sebagai solusi cepat untuk membantu meringankan beban warga tersebut. (adv)