Pickleball sendiri merupakan olahraga yang memadukan unsur permainan tenis, bulu tangkis, dan tenis meja (pingpong). Olahraga ini dimainkan menggunakan paddle (pemukul padat) dan bola plastik berlubang di lapangan berukuran kompak, membuatnya seru, mudah dipelajari, dan cocok untuk segala usia.
Rustam mengatakan, perkembangan olahraga ini berdampak pada munculnya peluang untuk ikut melahirkan atlet potensial melalui kompetisi yang rutin digelar.
“Seluruh pihak harus memberikan dukungan terhadap cabang olahraga yang mulai diminati masyarakat,” katanya, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, jika pembinaannya berjalan baik, pickleball akan menjadi olahraga yang sangat berkembang besar di Bontang.
Dirinya menekankan bahwa selain untuk menyehatkan tubuh, pickleball juga dianggap mudah dimainkan oleh berbagai kelompok usia.
Di Bontang sendiri dalam waktu sekat ini akan mengadakan turnamen Pickleball, yaitu Pickleball Tournament Bontang Open 2026 yang akan berlangsung pada 18–21 Juni 2026 di Lapangan Tenis Bessai Berinta.
Lebih lanjut, ia mendorong agar kegiatan itu tidak hanya berhenti sebagai turnamen tahunan, tetapi juga mampu membangun komunitas olahraga yang aktif dan berkelanjutan di Kota Taman.
“Dengan adanya turnamen tersebut dapat menjadi wadah pembinaan atlet olahraga baru di daerah,” ujarnya.
Dirinya berharap kompetisi dapat berjalan dengan sehat. Sebab hal tersebut sangat diperlukan agar atlet memiliki mental bertanding yang baik dan terus terpacu meningkatkan kemampuan. (Adv)
Editor: Erwin