Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, mengatakan bahwa pada RDP pihaknya memanggil sejumlah pihak terkait untuk mencari kejelasan informasi yang berkembang di masyarakat.
“Hasil pertemuan tersebut menyimpulkan bahwa persoalan yang terjadi lebih kepada kesalahpahaman komunikasi antara warga dan pekerja lapangan,” katanya saat dikonfirmasi.
Menurutnya, pihak Rukun Tetangga (RT) hingga orang yang disebut dalam laporan warga juga telah dipertemukan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
“Sebetulnya hanya permasalahan komunikasi saja, tapi sudah kita carikan solusinya,” ujarnya.
Dirinya menyampaikan, kesalahpahaman muncul karena ada warga yang merasa rumahnya belum dipasang jaringan gas lantaran tidak memberikan uang kepada pekerja.
“Setelah kami dengarkan, ternyata penyebabnya adalah proses pemasangan dilakukan berdasarkan tingkat kemudahan pengerjaan di lapangan,” paparnya.
Adapun hal tersebut dilakukan agar target pemasangan 10 jaringan gas dapat segera tercapai saat bulan Juni nanti. Bahkan, saat ini baru terpasang 3 ribu jaringan.
Rustam berharap kejadian serupa tidak terulang, komunikasi antar pihak harus lebih ditingkatkan, terlebih dengan masyarakat yang tercantum sebagai penerima manfaat. (adv)
Editor: Erwin