“Kehadiran perusahaan tidak hanya berorientasi pada kegiatan industri, tetapi juga harus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya, Jumat (8/5/2026).
Dirinya meminta perusahaan ikut hadir dalam persoalan sosial ekonomi yang ada di sekitar perusahaan sesuai dengan program pemerintah daerah yang bertajuk “Tengok Tetangga”.
“Program ini mendorong kepedulian sosial terhadap kondisi warga di lingkungan terdekat,” ungkapnya.
Menurutnya, perusahaan memiliki peran strategis melalui program tanggung jawab sosial atau CSR yang dapat diarahkan untuk mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat.
“Harus ada komunikasi yang intens antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat agar setiap program yang dijalankan dapat berjalan efektif dan sesuai kebutuhan di lapangan,” paparnya.
Bagi Heri, dengan sinergi yang kuat, pihaknya optimistis upaya penanganan persoalan sosial ekonomi di Kota Bontang dapat berjalan lebih optimal dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.
“Dengan keterlibatan aktif dunia usaha, berbagai persoalan seperti kemiskinan, pengangguran, hingga keterbatasan akses kebutuhan dasar dapat lebih cepat ditangani,” ucapnya.
Dirinya berharap, dengan program tengok tetangga yang dimiliki pemkot dan didukung oleh perusahaan. Program tersebut bisa menjadi langkah konkret dalam membangun solidaritas sosial sekaligus memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat. (Adv)
Editor: Erwin