"Misalnya dengan program Jumat bersih, kegiatan rutin ini bisa sangat berkontribusi menjaga kebersihan," katanya, Kamis (7/5/2026)
Menurutnya, selain pemerintah, pihak perusahaan juga harus turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan. Terlebih, dengan banyakanya perusahaan yang beroperasi di Bontang.
Dirinya juga menyampaikan, dengan skema kontribusi yang fleksibel menjadi solusi agar dunia usaha tetap bisa berpartisipasi tanpa terbebani kegiatan rutin mingguan. "Sinergi yang kuat antar pihak juga akan mempercepat penanganan berbagai persoalan lingkungan yang masih dikeluhkan masyarakat," ungkapnya.
Baginya, perusahaan bisa ambil peran melalui dukungan fasilitas. Ini bentuk kontribusi nyata tanpa harus terlibat langsung di lapangan setiap waktu.
"Selama ini kita masih bertumpu pada pemerintah dan masyarakat. Padahal, sektor swasta memiliki potensi besar untuk ikut berkontribusi," paparnya.
Pria yang akrab disapa Herkes tersebut mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan. "Upaya ini sangat penting agar penanganan persoalan tersebut tidak berjalan sendiri-sendiri," terangnya.
Dirinya berharap, dengan kerjasama seluruh pihak dapat menciptakan kota Bontang yang bersih dan nyaman. Dengan begitu, tingkat kesejahteraan masyarakat bisa meningkat. (adv)