Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menekankan pentingnya kajian mendalam dan sosialisasi kepada masyarakat sebelum kebijakan ini diterapkan. "Poin utamanya adalah kajian dan persetujuan masyarakat dulu," ujarnya Bbaru-baru ini.
Dia juga menekankan pentingnya optimalisasi fungsi petugas parkir dalam mengatur dan mengelola parkir sebagai bagian dari rencana kenaikan tarif. Sementara itu, dalam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan mengurangi tingkat pelanggaran parkir oleh juru parkir liar, pemerintah berharap pengelolaan parkir yang profesional dapat mengatasi kebocoran keuangan di sektor parkir.
Dengan demikian, PAD yang meningkat dapat berkontribusi signifikan dalam pembangunan di Kota Bontang. Wacana ini mendapat beragam tanggapan dari masyarakat, dengan sebagian menyambut positif namun juga ada kekhawatiran terkait dampak ekonomi bagi mereka.
“Kajian mendalam dan dialog yang terbuka diharapkan dapat memberikan solusi terbaik demi kepentingan bersama,” pungkas Andi Faisal. (adv)