Menurutnya, tindakan ini merupakan bentuk perlindungan dan penghargaan daerah kepada atlet berprestasi, mencegah mereka pindah ke daerah lain untuk mencari kesempatan yang lebih baik.
"Penting bagi kami untuk memperhatikan masa depan para atlet. Jika mereka merasa tidak dihargai, mereka mungkin akan mencari peluang di tempat lain. Oleh karena itu, kami mengajukan usulan ini sebagai tantangan bagi cabang olahraga (cabor), KONI, dan Pemkot Bontang untuk memastikan kesejahteraan atlet," ujar Andi Faiz.
Menurutnya, memberikan bonus kepada atlet meskipun merupakan bentuk apresiasi, tidak cukup untuk menjamin masa depan mereka. Besaran bonus tersebut akan habis pada suatu saat, dan atlet akan tetap membutuhkan keberlanjutan dalam kehidupan mereka. Pengangkatan atlet berprestasi sebagai pegawai pemerintah dianggapnya sebagai solusi yang tepat, memberikan mereka kestabilan dan masa depan yang jelas.
"Di tingkat nasional, banyak atlet berprestasi yang diangkat menjadi pegawai pemerintah. Kami berharap kebijakan serupa dapat diadopsi oleh daerah, sehingga atlet-atlet kita memiliki kepastian dan motivasi untuk tetap berprestasi di Bontang," tegasnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur