Hal ini disampaikan menyusul penambahan fasilitas baru, berupa lift dan eskalator di Pasar induk terbesar di Kota Taman tersebut.
Menurut Andi Faiz, panggilan akrabnya, kehadiran fasilitas itu diharapkan dapat memudahkan mobilitas pengunjung dan pedagang di dalam gedung pasar.
Dirinya berharap pembenahan fasilitas di pasar dapat meningkatkan aktivitas ekonomi di pasar tersebut.
Pedagang diharapkan dapat kembali menggunakan kios-kios yang telah disediakan di dalam gedung pasar, sehingga tidak ada lagi pedagang yang berjualan di luar area pasar. “Sehingga area luar pasar bisa disterilkan menjadi lebih rapi dan tertata,” ucap Andi Faiz.
Pindahnya pedagang ke dalam gedung pasar juga akan meningkatkan kebersihan dan kerapihan area luar pasar dan optimistis dengan fasilitas baru ini, minat warga Bontang untuk berbelanja di Pasar Tamrin akan semakin meningkat.
"Dengan langkah ini, kami berharap pasar ini akan menjadi pusat aktivitas ekonomi yang ramai dan bersih. Ini bukan hanya menguntungkan pedagang dan pengunjung, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi seluruh warga Bontang," jelasnya.
Pembangunan dua unit lift dilakukan menggunakan APBD sebesar Rp3,7 Miliar. Nantinya lift ini tidak hanya diperuntukkan untuk barang, tetapi juga untuk masyarakat umum. Ditargetkan, pekerjaan tersebut seluruhnya rampung di November mendatang. (Adv)
Editor: Aspian Nur