Kondisi ini bahkan telah beredar di dunia maya. Salah satu akun instagram memposting ulang wilayah Bontang mengedarkan video keluhan masyarakat tentang adanya air limbah yang mengalir di area parit mereka. Air limbah yang hitam dan berbau tidak sedap itu terlihat keluar dari pipa saluran pembuangan bagian belakang gedung mal yang terletak di sisi kiri gedung.
Hal ini mengundang tanggapan dari Ketua DPRD Bontang, Andi Faisal Sofyan Hasdam. Ia mengatakan akan segera menindaklanjuti persoalan itu. Dalam waktu dekat, pihaknya akan segera melakukan peninjauan lokasi untuk memastikan polemik itu. “Kalau memang benar, kami akan segera komunikasikan kepada pihak mal,” kata Faisal ditemui baru-baru ini.
Menurutnya, investasi yang sehat harusnya juga memberikan kesejahtraan dan kenyamanan untuk masyarakat sekitar. Namun, jika masih ada masyarakat yang terganggu, ia menilai hal itu perlu menjadi sorotan. “Jangan sampai investasi justru menganggu kenyamanan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengatakan pihaknya sudah berkali-kali melakukan tinjauan ke BCM. Termasuk surat uji kelayakan dan keamanan dalam gedung khususnya di wilayah tempat bermain yang ada di lantai tiga gedung mal.
Pihaknya berharap agar investasi yang ada di Bontang tidak mengganggu hajat hidup warga sekitar. Apalagi sampai mengundang komentar negatif dari warga yang berada di sekitar gedung. “Investasi boleh berjalan, tapi harus bermanfaat untuk warga sekitar,” tandasnya. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin