Malik meminta agar dinas terkait untuk segera melakukan evaluasi. Menurutnya, hal tersebut wajib segera di evaluasi hingga menemukan titik temu agar tidak lagi jatuh korban.
“Kan sudah memiliki Perda (Peraturan Daerah) terkait lalu lintas angkutan jalan. Harus dievaluasi apakah Bontang sudah ramah lalu lintas atau belum,” kata Abdul Malik.
Pengendara kerap kali menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Tanjakan maupun turunan di persimpangan jalan menjadi hal yang diwaspadai pengendara.
Malik juga menyoroti insiden truk bermuatan semen yang terguling akibat tidak kuat menanjak belum lama ini.
"Belum lagi setiap harinya, wilayah itu selalu dilewati kendaraan bermuatan besar,” lanjut Politisi PKS ini.
Permintaan Abdul Malik pun mendapat respon dari Kepala Dinas Perhubungan Bontang Akhmad Suharto. Perihal evaluasi menurutnya perlu pembahasan dengan berbagai pihak, seperti forum lalu lintas, kepolisian, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (DPUPRK).
Selain itu juga perlu melibatkan Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang), Dinas Kesehatan (Dinkes), Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, dan Balai Pengelola Transportasi Darat. “Segera kami agendakan untuk pertemuannya,” kata Suharto.
Penulis : Romi Ali Darmawan