Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam menegaskan, program pemerintah tertuang di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) memang masih menyisakan banyak pekerjaan rumah dan memerlukan formula tepat untuk mengatasinya.
Kepala daerah diminta agar bisa meningkatkan kemampuan dalam hal komunikasi politik karena hal itu bisa meningkatkan potensi alokasi anggaran untuk program pemerintah.
Apalagi ada harapan tambahan anggaran Bontang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Keuangan (Bankeu) yang berasal dari pemerintah provinsi hingga pusat.
"Karena minta tolong, jadi perlu ada komunikasi yang baik dan efektif harus dimiliki kepala daerah,” tegas Faizal kepada Korankaltim.com Rabu (12/10) hari ini.
Saat ini sebenarnya baik eksekutif maupun legislatif sudah komitmen bersama menyelesaikan persoalan menahun tersebut, dibuktikan dengan terwujudnya disposisi anggaran sebesar 10 persen dari proyeksi APBD 2023 senilai Rp1,6 triliun.
"Kami alokasikan 10 persen masuk dalam penanggulangan banjir, termasuk penurapan sungai dan pelebaran drainase di pusat kota,” ujar Faizal. (Adv)
Penulis: Romi Ali Darmawan
Editor: Aspian Nur