Ia pun mengaku siap dikritik, jika keputusan atau sikap yang diambil sebagai anggota dewan menyalahi komitmennya sebagai wakil rakyat. "Tak dipungkiri dalam dinamika kehidupan politik kita, pasti banyak hal yang perlu dikritisi, jika itu terkait saya sebagai wakil rakyat saya juga siap dikritik oleh para mahasiswa," ungkapnya kepada Korankaltim.com, kemarin.
Usai memberikan materi, BW sapaan Aakrabnya juga menyerahkan sejumlah buku kepada peserta dan pengurus HMI Bontang. Koordinator Steering Committe (SC) Basic Training LK 1 HMI Bontang, Lutfi Azis menyampaikan sengaja memilih Bakhtiar Wakkang sebagai salah satu pembawa materi lantaran memiliki latar belakang yang jelas sebagai alumni HMI.
“Semoga dengan ini semakin dapat menguatkan pemahaman para peserta, utamanya terkait wawasan kebangsaan,” ujarnya kepada media ini. Lutfi juga menyatakan LK 1 ini digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Bahkan sejumlah materi dipadatkan, sehingga sejumlah materi terpaksa digabung menjadi satu. Lebih lanjut, Lutfi menyatakan basic training ini merupakan kegiatan rutin organisasi dalam menerima keanggotaan baru kader HMI.
“Sementara kami lakukan pengkaderan mahasiswa Bontang, nanti nya jika mencukupi akan kami lakukan upaya pembentukan HMI Cabang Bontang, ” tandasnya. Sebagai informasi tambahan, Kegiatan LK I HMI Komisariat Bontang diseleggarakan dalam tiga hari, dari tanggal 20 hingga 23 Agustus 2021.
Adapun kegiatan tersebut mengangkat tema, 'Terbinanya kepribadian muslim yang bersifat akademis, sadar akan fungsi dan perannya terhadap organisasi serta hak dan kewajibannya sebagai kader umat dan bangsa'. (KK005/ADV/DPRD)
Editor : Bambang Irawan