Hal itu disampaikan Jubir Satgas Covid-19 Bontang, Adi Permana.
“Bagaimana mau kejar target, kami mintanya berapa yang datang berapa. Tidak sebanding dengan keinginan,” ujarnya.
Menanggapi itu, Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam mendorong pemerintah pusat agar lebih banyak memberikan stok vaksinasi maupun lokasi penyuntikan vaksin.
“Untuk Bontang antusias warga tinggi untuk ikut vaksin, tapi begitu mau vaksin bingung di mana dan banyak tidak bisa karena vaksinnya terbatas,”
Ia juga memahami sikap pemerintah pusat yang mewajibkan kartu vaksin untuk sebagai persyaratan seperti, memasuki mall, destinasi wisata, bagi penumpang kapal/pesawat. Bertujuan untuk menguranginya mobilitas masyarakat.
Tetapi, kartu vaksin sebagai syarat administrasi tentu pemerintah harus menyiapkan vaksinasi secara menyeluruh kepada warga. Tetapi, kondisi di lapangan, vaksin yang didapatkan daerah terbilang minim.
“Jangan hanya di lokasi tertentu digelar vaksinasi. Kalau bisa di apotik-apotik atau rumah sakit juga dibisa dilakukan vaksinasi. Biar memudahkan warga,” sebutnya. (AdvKK006)
Editor : Bambang Irawan