Selain itu, berdasarkan studi penanggulangan banjir Kota Bontang, Pemkot Bontang memiliki rencana pembangunan polder di Kelurahan Bontang Kuala, Kelurahan Gunung Elai dan Kelurahan Tanjung Laut sebagai salah satu rencana penanggulangan banjir di Kota Bontang.
“Terhadap penanggulangan banjir, pemerintah tidak memasukkan penanganan penanggulangan banjir, sebagai program prioritas pembangunan. Namun pemerintah memasukkan pada tahun 2023 melalui kategori Bontang Baru,” dipaparkannya
Ia pun mengungkapkan, pemetaan program prioritas atas arahan kepala daerah terhadap program pengendalian banjir yang ditarget dimulai tahun 2022-2026 melalui sistem pengendalian banjir yang terintegrasi dari hulu ke hilir yaitu Bendali Suka Rahmat dan bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk mengoptimalkan fungsi Waduk Kanaan.
Sebagai pengendalian banjir dengan melakukan revitalisasi Waduk Kanaan, juga normalisasi sungai-sungai di Kota Bontang dengan target normalisasi sungai sepanjang 10,26 km. Normalisasi dan optimalisasi sistem drainase perkotaan target 98,668,9 m.
Panjang drainse yang dinormalisasi, dan Penataan bantaran sungai target 98 bangunan (735m).
“Mohon penjelasan berapa persen yang bisa dicapai oleh Pemkot Bontang sampai pada tahun 2024. Apakah penanggulangan banjir ini baru akan dilaksanakan di tahun 2023. Penjelasan mengenai bantaran sungai target pemerintah 98 bangunan untuk penataan bantaran sungai, apakah bangunan tersebut dibongkar atau bagaimana, jika dibongkar bagaimana rencana dampak sosial yang ditimbulkan,” tutup Amir Tosina. (Adv/KK006)
Editor : Bambang Irawan