"Sebenarnya kami apresiasi, tapi harus dipikir juga dulu bagaimana kondisi air yang ada di darat, itu yang harus di garis bawahi, kita harus lihat kondisi kualitas dan kemampuan air di darat," ujarnya ditemui usai gelar rapat, Senin (22/3/2021).
Ia mengatakan Pemkot Bontang harus lebih mengkaji lagi, terlebih saat ini kondisi air di darat sangat memprihatinkan hal itupun juga menjadi polemik sebab masyarakat pesisir jadi berharap. Kendati demikian, Amir menyarankan agar program tersebut dapat ditunda terlebih dahulu, dan mengatur ulang jadwal penyuplaian air bersih tersebut.
"Jangan hanya membuat harapan saja, tapi tidak diperhatikan kondisi air di darat dulu, jadi semuanya kalau bisa dijadwalkan ulang saja dulu," pungkasnya. Terpisah, Manager Administrasi Umum PDAM Tirta Taman Bontang Dedy Gunawan, mengatakan pihaknya masih melakukan kajian terlebih dahulu, pun pengumpulan data bagi seluruh warga pesisir yang ada di Bontang.
"Saat ini masih dalam proses perencanaan, waktunya itu cukup lama, semua butuh proses," pungkasnya. Ia menjelaskan program tersebut tidak semerta-merta dilakukan tanpa melalui kajian terlebih dahulu, melainkan harus melalui berbagai macam prosedur. "kami belum dapat menentukan kapan kami realisasi karena kemungkinan ini sangat lama, tapi kami berharap lebih cepat lebih bagus," terangnya.
Penulis : ADV
Editor : Bambang Irawan