“Sekarang sudah 10 Maret. Puasa 13 April, waktu cuma sekitar sebulan sudah puasa. Jadi pembagunan pasar 310 petak sementara bisa diselesaikan sebelum bulan puasa,” ujar Sumaryono Rabu (10/03/2021).
Ia menyebut, lapak yang sedang dibangun memang sengaja dibuat secara non permanen, karena jika nantinya dibangun dengan permanen, dikhawatirkan pedagang enggan untuk direlokasi kepasar Taman Citra Mas Loktuan (pasar baru), apabila tahap finishing pasar baru sudah rampung dan dapat ditempati.
Sempat ada alternative ingin dilakukan penyewaan tenda bagi para pedagang tapi biayanya tidak memungkinkan. Karena untuk kurun waktu 3 bulan memerlukan anggaran Rp 600 juta. Sehingga dipilih alternatife membangun lapak darurat yang hanya memerlukan biaya.
“Kalau dibangun yang bagus nanti pedagang tidak mau pindah karena merasa nyaman disana (pasar terbakar). Karena begitu pasar baru selesai tahap finishingnya maka para pedagang akan langusng dipindah ke pasar baru,” bebernya.
Sedangkan terkait bantuan yang dijanjikan pemerintah, saat ini Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang Aji Erlynawati bersama Tim Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang sedang melakukan konsultasi ke Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Provisni Kaltim. Terkait regulasi bantuan yang dijanjikan Wali kota Bontang. “Jangan sampai niat baik kasih bantuan malah jadi masalah nantinya, misalnya jadi temuan BPK,” sebutnya.
Kepala Sub Bagian (Kasubag) UPT Pasar Bontang, Abdul Malik menambahkan, yang pasti pihaknya akan mempercepat pembangunan lapak, mengingat sekitar satu bulan lagi sudah memasuki Ramadan. “Tanggal 13 April sudah masuk puasa. Kalau bisa target kami sehari akan ada 20 lapak sementara dibangun,” bebernya.
Dijelaskannya, lapak yang terbakar totalnya ada 310. Sedangkan korban kebakaran dan yang terdampak ada 447 orang.Terjadinya selisih jumlah tersebut, dikarenakan ada sebagian pedagang yang tidak memiliki petak dan hanya mengampar dagangannya di lokasi pasar. “Jadi yang jadi korban kebakaran ada juga yang tidak memiliki lapak (menumpang lapak). Kalau total pedagang yang terdaftar sebayak 596 orang,” bebernya.[adv/KK06]
Editor : Rusdi