Menurutnya, guru memegang peran sentral dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan di daerah. Karena itu, peningkatan kompetensi tenaga pendidik harus menjadi prioritas bersama, tidak hanya pemerintah daerah, tetapi juga seluruh pemangku kepentingan.
“Peningkatan kualitas SDM guru menjadi prioritas yang harus diperhatikan di Berau,” ujarnya.
Sumadi menjelaskan, tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks menuntut para guru untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kapasitas diri. Hal ini mencakup penguasaan metode pembelajaran, pemanfaatan teknologi, hingga kemampuan membangun karakter peserta didik.
Dirinya juga mengajak pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pengembangan kompetensi guru. Ia menilai, program pelatihan dan peningkatan kapasitas perlu dilakukan secara berkelanjutan agar hasilnya optimal.
Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan lahir berbagai inovasi dalam dunia pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan zaman serta meningkatkan kualitas lulusan di Berau.
Selain aspek kompetensi, politisi Partai PKS itu juga menyoroti pentingnya kesejahteraan guru. Menurutnya, perhatian terhadap kesejahteraan menjadi faktor penting dalam menjaga motivasi dan kinerja tenaga pendidik.
“Saya juga mengingatkan pentingnya untuk memperhatikan kesejahteraan guru,” tuturnya.
Ia menambahkan, pemberian insentif yang layak merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi guru dalam mendidik generasi muda. Dengan kesejahteraan yang terjamin, diharapkan para guru dapat lebih fokus dalam menjalankan tugasnya.
Pihaknya optimis, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru akan berdampak langsung terhadap mutu pendidikan di Berau. Ia berharap langkah tersebut mampu mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di masa depan.
“Dengan memiliki guru-guru yang berkualitas, pendidikan akan memberikan kontribusi positif dalam pembangunan masyarakat,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Erwin