Pada prinsipnya, pihaknya mendukung upaya pemerintah daerah dalam menyediakan sarana resmi bagi pencinta otomotif. Namun, Sa’ga mengingatkan agar perencanaan dilakukan secara matang, terutama menyangkut kesiapan anggaran dan tahapan pembangunan.
“Kami mendukung selama perencanaannya jelas dan tidak membebani keuangan daerah secara berlebihan,” ujarnya.
Pembangunan sirkuit harus disertai kajian komprehensif, termasuk potensi dampak ekonomi dan sosial di sekitar lokasi.
Sehingga, keberadaan sirkuit nantinya mampu mendorong pertumbuhan UMKM, membuka lapangan kerja, serta menekan praktik balap liar yang kerap meresahkan masyarakat.
Selain itu, dirinya menekankan pentingnya pengawasan terhadap penyusunan Detailed Engineering Design (DED) agar sesuai standar teknis dan kebutuhan daerah.
“Kami ingin proyek ini tepat sasaran, tepat mutu, dan tepat manfaat,” tegasnya. (adv)
Editor: Erwin