Namun menurut Ketua Komisi I DPRD Berau Elita Herlina, potensi tersebut belum sepenuhnya dimaksimalkan oleh pemerintah daerah.
Elita menilai kekayaan budaya lokal semestinya ditempatkan sebagai penggerak ekonomi, bukan sekadar pelengkap sektor pariwisata.
Karena pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan strategi pengembangan wisata. “Bukan hanya destinasi yang dijual, tetapi kegiatan budayanya juga harus hidup. Itu yang membuat wisatawan datang dan kembali lagi,” ujar Elita.
Berbagai kegiatan budaya seperti Meja Panjang dan Bakudung Batiung selama ini digelar rutin dengan dukungan pihak ketiga.
Sehingga, Pemerintah Daerah perlu mengambil posisi lebih aktif agar acara tersebut semakin meriah dan berkelanjutan.
Elita menekankan bahwa festival budaya bukan hanya pertunjukan, tetapi peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Kegiatan kebudayaan bisa meningkatkan PAD dan PAK. Maka dari itu harus didukung maksimal,” jelasnya.
Ia berharap pemerintah memberikan kepastian anggaran bagi kegiatan tahunan tersebut. “Kita perlu komitmen dan konsisten jika ingin kebudayaan dan pariwisata kita sama-sama berkembang,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur