Meski intensitas banjir tahun ini tidak seburuk sebelumnya, dampak terhadap fasilitas umum dan aktivitas masyarakat harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Thamrin menilai langkah Pemerintah Daerah yang turun langsung meninjau ke lokasi banjir merupakan tindakan yang tepat sebagai bentuk respons awal.
Namun ia menegaskan, pemantauan tidak boleh hanya berhenti pada kunjungan lapangan.
“Peninjauan itu penting, tetapi yang lebih penting adalah tindak lanjutnya. Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa pemerintah benar-benar hadir ketika aktivitas mereka terganggu karena bencana,” tegasnya.
Ia menyoroti kerusakan akses jalan kampung dan sekolah yang terendam, yang menurutnya dapat menimbulkan dampak sosial jangka panjang apabila tidak segera ditangani.
Thamrin mendorong pemerintah memperkuat koordinasi antar-OPD agar respons darurat, bantuan logistik, serta penanganan infrastruktur dapat dilakukan lebih cepat.
Lebih jauh, ia meminta agar upaya mitigasi bencana diperkuat, bukan hanya ketika kejadian sudah berlangsung.
“Kita harus membangun pola antisipatif. Posko penanganan, sistem peringatan dini wajib diprioritaskan. Banjir di Segah terjadi hampir tiap tahun, jadi solusinya harus jangka panjang,” tutupnya. (adv)
Editor: Erwin