Menurutnya, upaya pemerintah sudah berada pada jalur yang benar, namun cakupan layanan masih perlu diperluas agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat hingga tingkat kecamatan dan kampung.
Keberadaan Kios Pangan yang menyediakan beras SPHP, minyak, gula, dan telur dengan harga terjangkau sangat membantu masyarakat, terutama dalam situasi fluktuasi harga.
Namun, lantaran kios tersebut saat ini baru tersedia di kantor Dinas Pangan, aksesnya dianggap belum merata.
“Banyak warga yang tinggal jauh dari pusat kota tidak memiliki kesempatan yang sama. Masyarakat di kecamatan juga harus merasakan fasilitas ini, bukan hanya warga Tanjung Redeb,” tegasnya.
Sutami juga menyoroti pentingnya informasi publik terkait jadwal Gerakan Pangan Murah (GPM) agar masyarakat bisa memanfaatkan sepenuhnya.
Dirinya mendorong, Dinas Pangan menggencarkan sosialisasi baik melalui pemerintah kecamatan, media lokal, maupun kanal digital.
Selain memperluas distribusi, pihaknya mendorong penguatan koordinasi dengan Bulog agar stok tetap aman menjelang hari besar keagamaan dan momen rawan inflasi.
“Program sudah berjalan baik, tinggal diperkuat agar manfaatnya tepat sasaran dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” tutupnya. (Adv)
Editor: Erwin