Ajakan ini ditujukan kepada ibu hamil dan anak-anak, yang menjadi kelompok paling rentan terhadap masalah gizi.
Ia menegaskan, isu stunting saat ini menjadi fokus pemerintah pusat dan harus diberantas melalui berbagai langkah preventif, termasuk pola makan yang tepat dan teratur.
Menurutnya, pemenuhan asupan gizi dan protein melalui konsumsi ikan dapat menjadi solusi efektif dalam menekan angka stunting di Bumi Batiwakkal.
“Upaya makan ikan harus ditanamkan sejak dini dengan mengkreasikan hidangan makanan yang kreatif berbahan dasar ikan,” ujarnya.
Subroto menilai, masyarakat yang terbiasa mengonsumsi ikan tidak hanya memiliki kesehatan lebih baik, tetapi juga berpeluang menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Ia berharap budaya gemar makan ikan dapat dimulai dari lingkungan keluarga, khususnya pada anak-anak.
Dengan memperhatikan asupan gizi sejak dini, diharapkan tercipta generasi emas Indonesia yang cerdas, unggul, dan berdaya saing.
“Apalagi, ikan mengandung protein dan omega 3 yang sangat baik untuk perkembangan otak,” tutupnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur