Ia menyebut pesan yang disampaikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo tidak hanya bersifat nasional, tetapi menuntut kesiapan konkret dari daerah termasuk Kabupaten Berau.
Ia menilai, Berau tidak cukup hanya menjadi peserta forum, namun perlu menindaklanjuti arah kebijakan tersebut melalui penyusunan program ekonomi yang lebih fokus.
“Pertemuan ini harus diterjemahkan dalam langkah nyata, terutama percepatan investasi, stabilitas harga pasar, dan digitalisasi keuangan yang menyentuh pelaku UMKM di Berau,” tegasnya.
Saga menambahkan, ketahanan ekonomi hanya akan tercapai jika kerja sama pemerintah daerah, pelaku usaha, dan sektor perbankan berjalan efektif. DPRD, katanya, siap mendukung kebijakan pemerintah daerah selama berpihak pada produktivitas masyarakat.
“Harapan kami, 2026 bukan hanya optimisme, tetapi tahun penguatan ekonomi riil bagi masyarakat Berau,” tutupnya. (Adv)
Editor: Erwin