Menurutnya, ditengah geliat pembangunan dan investasi yang terus tumbuh, masih banyak tenaga kerja lokal yang belum terserap secara optimal.
“Berau ini daerah kaya, tapi ironis kalau anak muda kita belum punya akses kerja yang layak. Artinya ada yang kurang dalam sistem pembinaan dan pelatihan tenaga kerja,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).
Dirinya menilai pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) menjadi langkah strategis, namun perlu dibarengi dengan program pelatihan yang benar-benar menyesuaikan kebutuhan industri di daerah.
Sehingga, tenaga kerja lokal harus disiapkan dengan keterampilan relevan agar tidak kalah bersaing dengan pekerja dari luar daerah.
Waris pun mendorong, pemerintah daerah menggandeng perusahaan untuk memperluas peluang kerja dan menekan angka pengangguran melalui kolaborasi yang berkelanjutan.
“Kita ingin Perda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal dijalankan secara maksimal, bukan hanya di atas kertas,” tandasnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur