Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Ahmad Rifai menilai kebersihan lingkungan bukan hanya persoalan estetika, melainkan juga bagian dari daya tarik wisata.
“Kota yang bersih dan tertata indah akan meninggalkan kesan positif bagi wisatawan,” ujarnya.
Rifai menyoroti pentingnya penataan kawasan strategis seperti bandara dan jalan utama menuju objek wisata, yang menjadi pintu gerbang bagi pengunjung.
Sehingga, dirinya mendorong adanya aturan yang tegas dan penerapan sanksi bagi pelanggar kebersihan agar kesadaran masyarakat dapat tumbuh secara konsisten.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga lingkungan perkotaan.
Dengan langkah nyata dan kedisiplinan kolektif, Tanjung Redeb diharapkan dapat menjadi contoh kota wisata yang bersih, tertib, dan berwawasan lingkungan.
“Jika kebersihan menjadi budaya bersama, maka Berau bukan hanya indah dilihat, tapi juga nyaman untuk dikunjungi,” tandasnya. (Adv)
Editor: Erwin