Tak sekadar bicara soal hasil, Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga menilai ajang ini harus dimaknai sebagai tolok ukur keberhasilan pembinaan olahraga di daerah.
Menurutnya, Porprov bukan hanya tentang siapa yang lolos, tetapi juga tentang sejauh mana kesiapan pengurus cabang olahraga (cabor) dan pemerintah daerah dalam membina atlet secara berkelanjutan.
“Kita ingin melihat hasil dari proses panjang pembinaan. Ini saatnya menunjukkan keseriusan semua pihak,” ujarnya.
Saga menegaskan, dukungan terhadap atlet tidak boleh berhenti di arena pertandingan. Bahkan, pihaknya siap mendorong agar anggaran dan kebijakan pembinaan olahraga mendapat porsi lebih dalam perencanaan daerah.
Dirinya juga berharap, cabor yang belum lolos tetap menjaga semangat juang, sementara yang sudah melaju ke Porprov dapat memanfaatkan kesempatan untuk terus mengasah kemampuan.
“Keberhasilan atlet Berau nanti adalah hasil kerja kolektif. Jika mereka naik podium, itu kemenangan seluruh masyarakat Berau,” tandasnya. (adv)
Editor: Erwin