Menurutnya, program nasional ini merupakan peluang besar untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan daerah secara berkelanjutan.
Rudi menilai, keberadaan KNMP akan memberi dampak langsung bagi peningkatan ekonomi masyarakat pesisir, terutama di kampung nelayan seperti Buyung-Buyung, Talisayan, dan Biduk-Biduk yang menjadi fokus pemetaan.
“Program ini sangat relevan dengan kondisi masyarakat kita. Jika dijalankan dengan baik, KNMP bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah pesisir Berau,” ungkapnya, Senin (3/11/2025).
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menambahkan, konsep pembangunan berbasis ekosistem nelayan yang terintegrasi dari hulu ke hilir sejalan dengan visi DPRD dalam mendorong pemerataan ekonomi daerah.
“Kami di Komisi II akan mendukung dari sisi regulasi dan penganggaran, agar pemerintah daerah bisa menyiapkan lahan dan infrastruktur pendukung sesuai standar KKP,” tegas Rudi.
Selain memperkuat ekonomi, Rudi berharap program ini juga membawa dampak positif bagi pengelolaan lingkungan laut secara berkelanjutan.
Pihaknya berkomitmen terus bersinergi dengan Dinas Perikanan dan pemerintah pusat agar program ini dapat segera terwujud dan memberi manfaat nyata bagi nelayan serta masyarakat pesisir Bumi Batiwakkal.
“Potensi laut Berau sangat besar. Melalui KNMP, kita bisa mengoptimalkannya tanpa merusak ekosistem,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Erwin