Menurutnya, program tersebut merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan kota yang lebih aman, efisien, dan ramah lingkungan.
Ratna menilai, penerangan jalan yang memadai bukan sekadar soal estetika kota, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
“Penerangan yang baik bisa mencegah potensi kecelakaan dan tindak kriminal di malam hari. Karena itu, penggantian ke PJU tenaga surya menjadi langkah tepat dan visioner,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa inovasi penggunaan energi terbarukan di sektor publik harus terus diperluas, sejalan dengan kebijakan nasional menuju energi hijau.
Termasuk mendorong Dishub agar memperkuat sistem pemeliharaan dan pelaporan masyarakat terhadap kerusakan lampu jalan.
Dengan keterlibatan warga, kata dia, keberlanjutan program bisa lebih terjaga. “Jangan sampai setelah terpasang, perawatannya terabaikan. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat penting agar penerangan ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” tambahnya.
"Kami berharap, tahun 2026 mendatang, seluruh ruas utama di Berau sudah terang sampai di wilayah perkampungan," tutupnya. (adv)
Editor: Erwin