Menurutnya, kegiatan yang telah menjadi bagian dari budaya dan hiburan masyarakat ini perlu dikemas dengan lebih kreatif dan inovatif, tanpa menghilangkan nilai tradisionalnya.
Subroto menilai, lomba perahu panjang bukan sekadar ajang olahraga air, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata daerah.
“Perlombaan ini sudah menjadi ikon masyarakat Berau. Namun, agar semakin menarik dan berkesan, perlu ada sentuhan inovasi, baik dalam konsep acara maupun pelibatan masyarakat,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).
Dirinya mendorong Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta panitia penyelenggara untuk menghadirkan ide-ide baru, seperti menghadirkan kategori lomba kreatif, penampilan budaya lokal, hingga pameran UMKM di sekitar arena kegiatan.
Dengan begitu, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Kalau dikemas lebih modern namun tetap mempertahankan nilai tradisi, pasti akan menjadi daya tarik wisata yang luar biasa,” tuturnya.
Lebih lanjut, Subroto juga berharap agar lomba perahu panjang terus dijaga sebagai simbol persatuan dan kebersamaan warga Berau.
“Semangat gotong royong dan sportivitas harus tetap dijaga. Inovasi boleh, tapi jati diri budaya lokal jangan sampai hilang,” tutupnya. (Adv)
Editor: Erwin