Selain itu, mangrove juga berfungsi sebagai perlindungan alami dari abrasi pantai dan bencana alam seperti tsunami.
Anggota DPRD Berau, Tamrin mendukung pelestarian mangrove yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem laut dan pesisir, serta berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim.
Dikatanya, mangrove memiliki kemampuan untuk menyerap karbon dioksida dari udara dan menyimpannya dalam tanah, sehingga membantu mengurangi gas rumah kaca di atmosfer.
Ancaman terhadap mangrove, seperti illegal logging, reklamasi pesisir, dan pencemaran limbah, mengharuskan mangrove di Bumi Batiwakkal harus tetap dilestarikan.
"Harus ada langkah-langkah perlindungan mangrove secara serius, termasuk dalam pengelolaan wilayah pesisir dan pembangunan berkelanjutan," tegasnya.
Tamrin mendorong, agar Pemerintah Daerah menyadari bahwa pelestarian mangrove tidak kalah penting untuk menjaga ekosistem laut atau pesisir.
Sebagai anggota DPRD Berau, Dirinya berkomitmen untuk mendukung program pelestarian mangrove melalui pengawasan dan pengawalan terhadap kebijakan perlindungan lingkungan hidup
Serta mengajak masyarakat untuk turut serta dalam upaya pelestarian mangrove demi keberlanjutan ekosistem laut dan pesisir. (Adv)
Editor: Aspian Nur