Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata dalam hal pelayanan hingga pemenuhan sarana dan prasarana (Sapras) harus memperhatikan penyandang disabilitas.
Terlebih, pengembangan sektor pariwisata menjadi fokus pemerintah daerah saat ini. "Kalau bisa, dari turun dari mobil hingga menuju tempat wisata harus ada perhatian khusus penyandang disabilitas," terangnya.
Jika perlu, pemerintah daerah dapat memanfaatkan kemampuan disabilitas yang memiliki kemampuan tertentu. Seperti, membuat kerajinan tangan atau ukiran lainnya. Sebab, masing-masing penyandang disabilitas punya keahlian dengan karya-karya yang tak kalah bagus.
Diungkapkannya, di Berau belum terdapat bidang yang menaungi hal tersebut. Seharusnya terdapat lembaga, persatuan atau organisasi yang memanfaatkan sumber daya manusia disabilitas agar mereka memiliki semangat hidup dengan karya mereka.
Okto berharap pemerintah daerah untuk dapat memenuhi fasilitas wisata bagi wisatawan penyandang disabilitas. "Bisa saja, mereka yang dianggap tidak sempurna tetapi memiliki keahlian tersendiri," tutupnya. (Adv)
Editor: Erwin