Sejak Ratna terpilih menjadi anggota DPRD Berau di Komisi tiga hingga akhirnya pindah menjadi Komisi satu membindangi kesehatan. Ia selalu menyuarakan pemenuhan Tenaga Kesehatan (Nakes) di setiap RSUD di Kabupaten Berau. “Sepeluh tahun yang lalu, sampai saya di Komis satu, saya tetap menyuarakan itu,” tegasnya kepada Korankaltim.com.
Menurutnya, seberapa besar pun pembangunan Rumah Sakit, bila tidak bisa melayani kesehatan masyarakat dengan maksimal, maka akan percuma saja.
Pasien Rumah Sakit kerap kali mengeluhkan sistem adminitrasi yang mengharuskan untuk melakukan rujukan ke Rumah Sakit lain. Hal itu mengharuskan pasien mengeluarkan biaya berobat yang cukup mahal.
“Apasih gunanya, fasilitas lengkap kalau tidak ada Nakes yang bisa mengoperasikan. Tentu kalau merujuk lagi, membutuhkan biaya yang lebih besar,” jelasnya.
Sehingga, adanya pemenuhan dokter spesialis atau Nakes oleh Pemerintah Daerah, maka akan membantu masyarakat dalam hal biaya pengobatan. RSUD yang dilengkapi dengan Alat Kesehatan (Alkes) memadai, ditambah dengan tenaga yang ahli mengoperasikan, membantu pemenuhan pelayanan kesehatan masyarakat di Bumi Batiwakkal.
Sebab, salah satu indikator kemajuan daerah bukan terlihat dari gedung Rumah Sakit yang besar. Tetapi fasilitas kesehatan dan Nakes dapat terpenuhi secara maksimal. “Saya sangat mengapresiasi ketika sudah ada dokter spesialis datang. Apalagi kita ada pembangunan RSUD baru, artinya kita tidak lagi rujuk ke luar daerah,” tutupnya. (adv)