Menurut Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman mengatakan, pembangunan BLK sangat dibutuhkan. Sebab, BLK berfungsi sebagai penunjang untuk mengurangi angka pengangguran di Bumi Batiwakkal.
Selain itu, pembangunan BLK dibutuhkan sebab untuk mengurangi kesempatan perusahaan yang ada di Berau mengambil tenaga kerja dari luar daerah. “BLK ini bisa menjadi solusi. Pasti kami akan dukung dalam pembahasan,” tuturnya.
Selain itu, pemerintah daerah menyebut telah menyiapkan lahan untuk pembangunan BLK tersebut. Sakirman akan menyiapkan untuk dijadikan pembahasan anggaran murni tahun 2025. “Target kita harus sudah ada progres,” ujarnya.
Terlebih, setiap tahun Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) sudah memiliki anggaran untuk menunjang anak-anak didik calon tenaga kerja lokal. Dengan melakukan pembinaan, pelatihan mekanik, pengelasan, operator dan sebagainya.
Lokasi BLK sejauh ini hanya ada di Samarinda dan Balikpapan. Biaya membina sumber daya manusia asal Berau pun butuh biaya lebih besar. Untuk melakukan pembinaan paling kecil hanya beberapa orang yaitu 16-20 orang ditambah lagi dengan kegiatan lainnya.
“Saya anggap daya serap itu sangat minim dengan kita ketika melaksanakannya di luar daerah, harapan saya kegiatan ini ketika nanti dari pemerintah maupun pihak swasta ada menyelenggarakan di Berau,” tambahnya.
Kendati demikian, dirinya berharap ada dukungan pemerintah daerah serta untuk upaya untuk melaksanakan kegiatan BLK. “Tentu tujuannya agar SDM Berau memiliki lisensi dan sertifikasi dari kegiatan BLK dan sebagainya sah dia layak untuk melaksanakan kegiatan di perusahaan kita harus support (dukung) itu,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Maruly Z