"Kami sudah sidak dan memberikan sejumlah masukan mulai administrasi atau fisik kegiatan harus jelas dan bagus karena berkaitan dengan kepentingan pariwisata," kata Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, H Haris, Jumat (18/9/2020).
Pembangunan amfiteater memang telah selesai walau Komisi II melihat masih terdapat kekurangan. Khususnya pada desain dan fungsi panggung.
"Seperti rumah penghalang, harus jelas fungsinya saat didesain lalu dibangun," sebutnya.
Tak cuma itu, Komisi II turut meminta Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata untuk berupaya secara maksimal agar destinasi wisata memberi pendapatan bagi daerah. "Kami terus dorong itu," ucapnya.
Sebenarnya amfiteater telah dapat difungsikan sebagai arena pertunjukan di Pantai Segarasari Manggar. Akan tetapi belum dapat dilaksanakan karena masih pandemi Covid-19.
Sehingga kondisi ini bisa dimanfaatkan untuk membenahi kekurangan yang ditemukan Komisi II dalam sidak. Sekaligus menjadi bahan evaluasi.
"Serah terima dari pengembang ke dinas sudah bagus. Juga sudah bisa difungsikan. Hanya saja itu tadi, masih ada beberapa hal yang kami evaluasi," tutur Haris.
Diharapkan Disporapar kembali mengajukan anggaran guna membenahi kekurangan tersebut. Terlebih keberadaan amfiteater untuk mendongkrak pendapatan daerah.
"Sudah selayaknya tampilan amfiteater bisa lebih menarik," tandasnya. (Adv)
Penulis: Hendra
Editor: Bambang irawan