Elpiji Bersubsidi Langka, DPRD Dorong Pemkot Balikpapan Bertindak
1 menit baca362 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Sudah lazim diketahui harga elpiji 3 kilogram cukup mahal di tingkat pengecer, Rp30 ribu per tabung. Padahal ditingkat agen maupun pangkalan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp18 ribu per tabung.
Namun elpiji berwarna hijau melon itu sulit didapat dan tergolong langka sehingga warga terpaksa membeli di pengecer dengan merogoh kocek cukup dalam. "Saya sudah ke pangkalan, ke agen, keliling cari nggak dapat. Terpaksa ke pengecer, tapi ya itu, harganya mahal," kata Susanto, warga yang bermukim di Kelurahan Batu Ampar, Senin (31/8/2020) tadi.










