"Kami sepakat memangkas anggaran kegiatan internal sebesar Rp6,5 miliar untuk dimanfaatkan dalam penanganan Covid-19 di Kota Balikpapan," kata Abdulloh, Jumat (27/3).
Nantinya anggaran sebesar itu digunakan untuk membeli perlengkapan bagi petugas medis seperti Alat Pelindung Diri (APD), rapid test, hand sanitizer, masker hingga disinfektan.
"Bahkan dalam waktu dekat akan dilakukan penyemprotan disinfektan secara massal dan menyeluruh sampai ke semua RT (Rukun Tetangga) yang ada di 6 kecamatan. Nanti dikomando BPBD," lanjutnya.
Selain anggota Banggar DPRD Balikpapan, rapat turut dihadiri Dinas Kesehatan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
"Nanti Dinas Kesehatan yang merincikan apa saja kebutuhan dan biaya yang diperlukan agar virus Corona bisa cepat tertangani," ujarnya.
Abdulloh turut mengimbau masyarakat untuk tidak resah dan panik serta tetap waspada terhadap penyebaran virus Corona. "Sebaiknya laksanakan imbauan yang telah disebarluaskan," pesannya.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah memercayai informasi yang sumber dan kebenarannya belum jelas. Ya, akhir-akhir ini marak beredar kabar bohong atau hoaks di grup WhatsApp tentang virus Corona di Madinatul Iman.
"Masyarakat perlu ingat, jangan langsung percaya, terap tenag dan ikuti imbauan pemerintah. Kalau mau informasi yang jelas, silakan hubungi Dinas Kesehatan," pungkasnya. ( Adv)
Penulis/Editor : Hendra