"Karena angka pengangguran tetap tinggi," kata Mieke Henny, Kamis (26/12/2019).
Kendati begitu, dirinya menyadari salah satu yang menyebabkan angka pencari kerja masih tinggi karena pertumbuhan penduduk maupun arus pendatang. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil mencatat 2 ribu sampai 3 ribu warga pendatang masuk dan berdomisili di Kota Balikpapan.
"Dampak pertambahan penduduk dan arus pendatang, maka bisa dilihat tingkat pengangguran terbuka tahun ini sebesar 9,52 persen atau sebanyak 29 ribu orang," ujarnya.
Sehingga dirinya ingin dibuka kesempatan kerja yang luas bagi pencari kerja lokal. Mengingat lowongan pekerjaan tidak sebanding dengan angka pencari kerja.
Bahkan Pemkot Balikpapan turut didorong agar melakukan berbagai terobosan dalam menekan angka pengangguran.
"Lakukan pendekatan dengan pihak terkait dan melakukan terobosan-terobosan terhadap dunia industri sehingga pengangguran dapat berkurang," tukas Mieke Henny.
Penulis/Editor : Hendra