"Kalau di sektor pendidikan, dalam rencana strategis 5 tahun adalah penambahan fasilitas termasuk menambah gedung sekolah, khususnya SMKN 7 di Balikpapan Barat," kata Syukri Wahid, Senin (9/12/2019).
Dirinya membenarkan adanya penambahan SMP negeri walau Ketua Fraksi PKS ini menegaskan masih belum ideal dengan jumlah lulusan Sekolah Dasar setiap tahun. Sedangkan pembangunan SMKN 7 belum terwujud hingga kini.
"Alasannya kan karena SMA dan SMK bukan wewenang pemerintah kota, tapi Pemprov Kaltim. Alasan itu bisa diterima dengan catatan ada kajian seimbang antara rasio daya tampung sekolah negeri dan swasta," ujarnya.
Kemudian di sektor kesehatan, ia menyoroti pembangunan rumah sakit di Kecamatan Balikpapan Barat dan Balikpapan Timur. Sementara kawasan pinggiran itu hanya terdapat Puskesmas 24 jam.
"Rumah sakit juga belum terwujud sampai sekarang. Artinya, kebijakan anggaran daerah belum berpihak pada kebutuhan primer," imbuhnya.
Kendati di sisi lain, dirinya juga mengkhawatirkan dengan banyaknya rumah sakit. Bahkan dirinya menilai Pemkot Balikpapan belum sukses dalam pencegahan penyakit.
"Sebenarnya banyak rumah sakit bukan ukuran kesuksesan. Justru sedikit orang sakit, baru dikatakan sukses. Semangatnya kan seharusnya preventif, pencegahan, bukan sekadar menambah rumah sakit," tegasnya.
Penulis/Editor : Hendra