"Diantaranya penyertaan modal, capaian sambungan dan terkait rekrutmen direksi PDAM," kata Syukri Wahid, Rabu (4/12/2019).
Sebagai informasi, Pemkot Balikpapan hendak menyertakan modal Rp1 triliun ke PDAM Tirta Manggar. Namun baru masuk Rp336 miliar. "Artinya masih kurang sekira Rp600 miliar," sebutnya.
Sehingga Syukri mengingatkan jangan sampai angka Rp1 triliun itu terlalu tinggi karena modal disertakan baru Rp336 miliar. "Jika angka itu tak tercapai, berarti pemkot sama saja melanggar perda," tegasnya.
Sedangkan terkait sambungan, politikus PKS ini menekankan PDAM harus mencakup 80 persen pelayanan air bersih dari total jumlah penduduk. Terlebih DPRD ingin menaikkan target menjadi 100 persen sambungan.
"Ini supaya kinerja PDAM benar-benar optimal, jangan terlena target 80 persen sambungan, bahkan kalau bisa seluruh warga Balikpapan merasakan layanan air bersih," ujarnya.
Kemudian mengenai pola rekrutmen, Syukri menerangkan revisi Perda PDAM dilakukan agar penjaringan direksi dilakukan secara terbuka. "Cari orang yang sanggup mengatasi masalah," tandasnya.
Penulis/Editor : Hendra