Turnamen yang mempertemukan tim sepak bola wanita asal 10 kecamatan ini direncanakan berlangsung dari 17-22 September dan dibuka resmi oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri diwakilkan Asisten II Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Ahyani Fadianur Diani dengan dihadiri Sekretaris Dispora Kukar Syafliansyah, Wakil Ketua Askab PSSI Kukar, Surya Admaja beserta jajaran pengurus Askab PSSI Kukar.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Piala Bupati Cup Putri Kukar 2025, Handriyani menyebutkan 10 kecamatan yang turut serta yaitu Kenohan, Loa Janan, Kota Bangun, Anggana, Tenggarong Seberang, Sebulu, Muara Kaman, Tenggarong, Samboja Barat dan Kembang Janggut.
Akan menganut sistem setengah kompetisi dengan dibagi menjadi dua grup. Untuk grup A akan dihuni Kecamatan Kota Bangun, Muara Kaman, Samboja Barat, Kenohan dan Tenggarong Seberang. Grup B dihuni Kecamatan Tenggarong, Anggana, Loa Janan, Kembang Janggut dan Sebulu.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada bupati dan dispora, atas terselenggaranya turnamen ini dan seluruh pihak yang mendukung baik moril maupun materil. Turnamen bupati cup bukan hanya meraih prestasi tapi juga wadah silaturahmi kebersamaan pengembangan bakat atlet sepak bola putri,” kata Handriyani.
Diharapkan melalui turnamen ini akan lahir bibit unggul yang mampu membanggakan nama daerah di kancah nasional bahkan internasional, diharapkan seluruh tim peserta menjunjung tinggi sportifitas dan menjadikan turnamen ini wadah silaturahmi.
Hal senada ditegaskan Asisten II Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani yang memberikan apresiasi kepada Dispora dari Kadis, sekretaris dan staf seluruh pejabat fungsional dispora, para camat dan tim kejuaraan sepak bola bupati cup putri yang turut serta pada tahun ini.
“Turnamen ini digelar sebagai modal kita untuk kejuaraan berikutnya supaya bupati cup berlangsung baik kami mengharapkan bukan hanya 10 kecamatan mudahan 20 kecamatan yang mengikuti kegiatan ini ke depannya,” ucap Ahyani.
Ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran panitia pelaksana atas kerja kerasnya. Ini momentum penting terutama bagi atlet putri di Kukar, dari kegiatan yang diinisiasi Dispora bersama Askab PSSI Kukar.
Pelaksanaan ini merupakan tahun kedua dan diharapkan tetap berlanjut di tahun-tahun mendatang.
“Saya mengapresiasi para atlet sepak bola putri, ini menjadi momentum dengan semangat keberanian dan mendobrak stigma bahwa sepakbola bukan hanya untuk kaum lelaki. Diharapkan menghasilkan bibit unggul putri yang andal dan berlangsung semangat sportifitas dan prinsip faiplay yang tinggi,” tegas Ahyani.
Diharapkan seluruh perangkat pertandingan juga menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas agar olahraga bisa tumbuh berkembang. Menang atau kalah menjadi hal yang tidak utama.
“Tetapi yang penting adalah bagaimana kita mengolah olahraga ini ajang silaturahmi semangat persatuan dan persahabatan termasuk para suporter pendukung,” harapnya. (adv)
Editor: Erwin