Lima tokoh pemuda inspiratif yang menjadi narasumber pada sharing session wirausaha ‘dari yang biasa menjadi luar biasa’ kali ini ialah Ketua DPD Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kabupaten Kukar) Indah Yulita Sari, Founder dan Owner Cobain Muhammad Akbar, Pemuda Pelopor Nasional 2022 Wiramuda Bidang Pertanian Hamzah, Wirausaha Muda Berprestasi Tingkat Provinsi 2024 yang merupakan Founder Kedai 99 Elfia Nadya Sofia, dan Founder juga Owner Ek. Bouquet Eka Widyanti.
“Sharing session ini wujud pemerintah hadir memfasilitasi kawan-kawan pemuda dalam mendapatkan ilmu serta pengalaman inspiratif dari pemuda pemudi asli Kutai Kartanegara dalam enterpreuner. Kita hadirkan langsung lima narasumber yang bercerita dan berbagi kiat-kiat suksesnya dalam berwirausaha,” kata Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni.
Dalam pemaparannya, salah satu narsum sharing session yakni Muhammad Akbar berbagi kisah inspiratifnya tentang langkah besar seorang kepala keluarga menjadi enterpreuner.
Akbar mengungkapkan pengalamannya selama berwiraswasta. Awal mula memulai usaha dirinya sangat serba keterbatasan terlebih lagi mulainya dari nol tanpa previlage tanpa dukungan tanpa ilmu yang cukup.
“Kebetulan juga karena kita sebagai kepala keluarga punya kewajiban untuk mencari nafkah ya sempat kerja juga di pelelangan ikan, sekarang wirausaha dengan menjual minuman sama empek-empek,” ungkapnya kepada korankaltim.com, Sabtu (13/9/2025).
Dalam berjalannya usaha menjual varian minuman yang menu utamanya adalah teh, Akbar mengaku awalnya cukup berat dan tentu mengalami pasang surut dalam berbisnis. Dari awalnya berusaha hanya mampu lima sampai 10 gelas saja per hari.
“Tetap kita jalani, kan usaha itu mau nya kita bukan sprint tapi marathon, maunya kita jangka panjang bukan hanya terima gaji dari orang tapi syukur-syukur kita yang bisa menggaji orang. Alhamdulillah sekarang sudah berkembang dan punya outlet sendiri sudah bisa memiliki karyawan dan bantu orang,” jelasnya.
Keberhasilan dirinya menekuni wirausaha hingga berjalan tiga tahun ini, Akbar menegaskan hal ini berkat dukungan nyata dari Dispora Kukar dengan program Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM). Di Klinik WPM inilah dirinya langsung diajak untuk event, kemudian menumbuhkan semangat lebih lagi serta mendapat komunitas baru hingga jejaring teman baru. “Alhamdulillah omzet ternyata bisa lebih dari pendapatan yang sebelumnya, terimakasih sekali dengan WPM itu kita terbantu. Wirausaha itu butuhnya kolaborasi jejaringan ini kontribusi pemerintah apalagi di Kukar ini mendukung banget tentang UMKM,” tegasnya.
Dari sharing session yang difasilitasi oleh Dispora ini, Akbar mengaku sangat senang karena para peserta yang ikut juga banyak diantaranya yang sudah dan memulai wirausaha. Dirinya berharap wirausaha pemuda semakin tumbuh dan berkembang di Kukar.
“Harapan kita ke pemuda ayolah berwirausaha, wirausaha itu tidak semenyeramkan itu, tumbuhkan niat berbisnis kita karena kita itu tidak bisa berharap mau kerja sama orang terus, kita butuh pasif income,” demikian Akbar. (adv)