Sejak menit awal, kedua tim langsung menampilkan permainan terbaik dengan aksi-aksi menarik dari para pemain andalan masing-masing. Jual beli serangan pun terjadi, dan adu kekuatan antarlini baik lini belakang, tengah, maupun depan terlihat sepanjang pertandingan.
Namun hingga babak pertama berakhir, skor masih imbang tanpa gol. Memasuki babak kedua, RMC FC melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan penyerang bernomor punggung 10, Agus Susanto. Keputusan tersebut terbukti tepat.
Agus berhasil mengonversi umpan matang dari sang kapten, M. Bachtiar, melalui sundulan akurat yang mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan RMC FC.
Memasuki menit ke-75, kedua tim kembali melakukan pergantian pemain. Permainan tetap berlangsung dalam tempo tinggi, dengan RMC FC sesekali menurunkan intensitas serangan dan memanfaatkan skema serangan balik.
Pada menit ke-85, Geoper FC berhasil menyamakan kedudukan. Melalui perebutan bola di luar kotak penalti, pemain bernomor punggung 6, Sakti Ari Reva, melepaskan tendangan jarak jauh yang terukur dan tak mampu dibendung kiper RMC FC. Skor menjadi 1–1 dan bertahan hingga waktu normal usai.
Laga pun dilanjutkan ke babak adu penalti. Dalam drama tos-tosan tersebut, seluruh eksekutor Geoper FC sukses menjalankan tugasnya, sementara dua pemain RMC FC gagal mencetak gol. Geoper FC pun keluar sebagai juara.
Sejumlah penghargaan individu juga diberikan. Pemain terbaik Liga 1 Askab PSSI Kukar 2025 diraih oleh kapten RMC FC, M. Bachtiar. Gelar penjaga gawang terbaik diberikan kepada Alam Fauzi Hakim dari Geoper FC, sementara pencetak gol terbanyak diraih oleh Amrullah, penyerang TM FC.
TM FC sendiri meraih posisi ketiga setelah mengalahkan Concerto FC dalam laga perebutan juara III yang berlangsung, Senin (25/8/2025).
Ketua Askab PSSI Kukar Thauhid Afrilian Noor mengucap syukur atas suksesnya kompetisi ini. Ia berharap pemain-pemain yang unjuk gigi di Liga 1 Askab PSSI Kukar 2025 dipersiapkan untuk Porprov maupun bisa direkrut klub profesional yakni Kartanegara FC yang mentas di Liga 4 nasional.
“Alhamdulillah lancar, ini bukti pembinaan kita untuk komposisi memperkuat tim Porprov Kukar dan juga para pemain berkesempatan main di Kartanegara FC berlaga di Liga 4 Nasional, setelah ini akan kita gulirkan Bupati Cup yang kita tidak open jadi khusus pemain asli Kukar bukti pembinaan kuat kita untuk bibit asli Kutai Kartanegara,” tegasnya.
Laga final ini turut disaksikan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar Aji Ali Husni. Atas nama pemerintah kabupaten Kukar Aji Ali Husni mengapresiasi kinerja Askab PSSI Kukar, semoga upaya pembinaan dan peningkatan olahraga sepak bola ini terus konsisten dilaksanakan.
“Luar biasa kawan-kawan Askab di bawah komando Bung Thauhid, kami harap seluruh pemilik klub dan para pemain terus melakukan pembinaan di masing-masing klub yang dibinanya, selamat kepada para pemenang dari 1 2 dan 3 4, sekali lagi selamat dan sukses terus Askab PSSI Kutai Kartanegara,” tegas Aji Ali Husni. (Adv)
Editor: Erwin