Turnamen yang dibuka resmi oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri diwakilkan Asisten II Setkab Kukar Ahyani Fadianur Diani ini diikuti 130 peserta yang berasal dari perwakilan ASN dan PPPK instansi dinas badan hingga pemerintah kecamatan se-Kukar.
“Iya ini event pertama kali kita laksanakan, Turnamen Billiar 9 Ball Bupati Cup 2025. Gelaran ini dipadukan dengan peringatan HUT 80 Kemerdekaan RI serta kami kerja sama dengan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kukar sekaligus melakukan seleksi langsung terhadap seluruh peserta turnamen ini di mana pesertanya adalah ASN dan PPPK,” kata Aji Ali kepada korankaltim.com tadi pagi.
Turnamen biliar 9 ball garapan Dispora bersama POBSI Kukar ini ada dua kelas kategori yang dipertandingkan yaitu tunggal eksekutif yang memberikan kesempatan kepada kawan-kawan pejabat struktural eselon II eselon III eselon IV untuk bisa ikut dan untuk kategori tunggal ini masing-masing OPD dapat mewakilkan dua orang utusannya. Selanjutnya untuk kategori kedua yaitu beregu dengan komposisi tim satu tunggal dua ganda.
Aji Ali berharap melalui turnamen ini bisa melihat potensi-potensi yang luar biasa dari ASN juga PPPK Kukar yang nantinya dipersiapkan untuk event yang lebih besar lagi mewakili Kukar.
“InsyaAllah akan ada event di kegiatan pekan olahraga provinsi yaitu Bapor Korpri yang dilaksanakan di tahun-tahun akan datang, jadi kita tidak perlu repot lagi melakukan seleksi artinya kita sudah mendapatkan data-data atlet yang berlatar belakang ASN dan PPPK,” harapnya.
Atas nama kedinasan dan panitia penyelenggara, Aji Ali mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang turut serta pada event perdana kali ini. Pihaknya mengucap syukur alhamdulillah antusias peserta dari OPD hingga kecamatan-kecamatan begitu luar biasa.
“Kami ucapkan terima kasih kepada kawan-kawan yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Tujuan kegiatan ini juga selain ajang mencari bibit dari ASN juga mempererat tali persaudaraan para ASN PPPK Kutai Kartanegara dalam dunia olahraga sehingga kita bisa suatu saat kita melakukan silaturahmi lagi dengan kegiatan lomba atau pertandingan lainnya,” demikian Aji Ali. (adv)