Total delapan medali dipersembahkan atlet Boccia Kukar pada Kejurprov Kutim kali ini. Berikut para atlet yang mampu mempersembahkan medali tersebut ialah medali emas diraih Airin Nisa, Piah Sari dan selanjutnya emas ketiga dipersembahkan dari pasangan campuran yakni Airin Nisa dan M Firas.
Kemudian medali perak dipersembahkan oleh Sukmawati untuk putri dan perak dipersembahkan Sandi Aditama untuk kategori putra.
Selanjutnya medali perunggu dipersembahkan Airin Nisa, Sukmawati dan Sandi Arya kategori beregu campuran, kemudian perunggu dipersembahkan Piah Sari dan Sandi Arya untuk kategori campuran serta satu perunggu lagi dari Hairun Nisa untuk kategori putri. Total tiga emas, dua perak dan tiga perunggu dipersembahkan para pejuang olahraga Kukar ini di Kejurprov yang dilangsungkan di Gedung Serba Guna Komplek Olahraga Kudungga Sangatta ini.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Aji Ali Husni mengatakan pihaknya mengaku bangga dan mengapresiasi perjuangan dan persembahan medali yang diraih oleh atlet boccia Kukar pada kejurprov ini.
“Terima kasih atas perjuangannya dan kegigihannya membawa nama harum Kutai Kartanegara, ini bukti pembinaan dan proses latihan yang selama ini ditekuni membuahkan hasil yang membanggakan,” kata Aji Ali kepada korankaltim.com, Senin (25/8/2025).
Diketahui kontingen NPCI Kukar pada Kejurprov Boccia kali ini menurunkan delapan atlet boccia kebanggaan Kukar yaitu Muhammad Firas Fahmi, Airin Nisa, Sandi Aditama, Sukmawati, Sandi Arya Wardana, Piah Sari, Rangga Firmansyah dan Hairun Nikmah. “Delapan atlet kebanggaan Kukar ini telah berjuang di Kutim dan mengharumkan nama Kutai Kartanegara di Kejurprov Kaltim, terima kasih sekali lagi kami ucapkan kepada adik-adik anak-anak kita yang luar biasa hebat ini,” sebutnya.
Diketahui delapan atlet boccia Kukar ini telah bertanding melawan atlet boccia asal kabupaten kota lainnya yaitu Samarinda, Balikpapan, Paser, Berau, Bontang, dan tuan rumah Kutim. Tampilnya atlet boccia Kukar ini tentunya berkat dukungan penuh Dispora Kukar dan kepedulian Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kukar Tengku Firdaus yang pada awal keberangkatan delapan atlet ini dilepas secara resmi olehnya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada bapak Kajari, tentu kami atas nama pemerintah kabupaten mengapresiasi kepedulian beliau terhadap perkembangan atlet-atlet NPCI, semoga hubungan sinergitas dalam rangka upaya pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga boccia Kukar bisa tetap dikolaborasikan dari berbagai stakeholder,” harapnya.
Sebagai informasi Boccia adalah olahraga bola presisi untuk atlet penyandang disabilitas berat, yang dimainkan dengan melempar atau menggulirkan bola agar sedekat mungkin dengan bola target yang disebut pallina. Olahraga ini memiliki aturan khusus untuk mengakomodasi keterbatasan motorik pemain, seperti bermain dari kursi roda, dan merupakan salah satu dari dua olahraga Paralimpiade yang tidak punya padanan Olimpiade. (adv)