Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Aji Ali Husni menyebutkan delapan atlet boccia kebanggaan Kukar tersebut yaitu Muhammad Firas Fahmi, Airin Nisa, Sandi Aditama, Sukmawati, Sandi Arya Wardana, Piah Sari, Rangga Firmansyah dan Hairun Nikmah.
“Delapan atlet kebanggaan Kukar ini akan berjuang di Kutim untuk membawa nama harum Kutai Kartanegara di Kejurprov Kaltim, semoga anak-anak hebat dan luar biasa ini bisa mempersembahkan yang terbaik,” katanya kepada korankaltim.com, Sabtu (23/8/2025).
Aji Ali menjelaskan delapan atlet boccia Kukar ini akan bertanding melawan atlet boccia asal kabupaten kota lainnya yaitu Samarinda, Balikpapan, Paser, Berau, Bontang, dan tuan rumah Kutim. Tempat pelaksanaan di Gedung Serba Guna Komplek Olahraga Kudungga. Tampilnya atlet boccia Kukar ini tentunya berkat dukungan penuh Dispora Kukar dan kepedulian Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kukar Tengku Firdaus yang pada awal keberangkatan delapan atlet ini dilepas secara resmi olehnya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada bapak Kajari, tentu kami atas nama pemerintah kabupaten mengapresiasi kepedulian beliau terhadap perkembangan atlet-atlet NPCI, semoga hubungan sinergitas dalam rangka upaya pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga boccia Kukar bisa tetap dikolaborasikan dari berbagai stakeholder,” harapnya.
Sebagai informasi Boccia adalah olahraga bola presisi untuk atlet penyandang disabilitas berat, yang dimainkan dengan melempar atau menggulirkan bola agar sedekat mungkin dengan bola target yang disebut pallina. Olahraga ini memiliki aturan khusus untuk mengakomodasi keterbatasan motorik pemain, seperti bermain dari kursi roda, dan merupakan salah satu dari dua olahraga Paralimpiade yang tidak punya padanan Olimpiade. (adv)