"Kami apresiasi jajaran kawan-kawan NPCI Kukar yang komitmen peduli pada peningkatan prestasi olahraga kawan-kawan disabilitas melalui terselenggaranya Peparpekab ini, kami Dispora juga siap memberikan support," kata Aji Ali Husni kepada korankaltim.com, Sabtu (26/7/2025).
Diketahui event olahraga bagi pelajar disabilitas ini dilaksanakan selama tiga hari. Sejak 25-27 Juli 2025 di GOR Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang. Ketua NPCI Kukar Muhammad Bisyron menyebutkan sebanyak 51 atlet pelajar dari 2 cabang olahraga (cabor) bertanding. Terdiri dari masing 12 atlet boccia dan 39 atlet atletik. Para atlet istimewa ini berasal dari empat Sekolah Luar Biasa (SLB) dan satu Sekolah Inklusi di Kukar.
Peparpekab Kukar 2025 sendiri menjadi ajang persiapan jelang Pekan Paralympic Pelajar Provinsi (Peparpeprov) Kalimantan Timur (Kaltim). Diperkirakan berlangsung pada September atau Oktober. Kemudian dilanjutkan Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) pada bulan November 2025.
"Tapi Insya Allah Kukar ini punya nama lah di provinsi (Kaltim) untuk 2 cabor ini, boccia dan atletik," sebut Bisyron.
Ketua NPCI berlatar belakang tokoh agama ini berharap ajang Peparpekab Kukar 2025, menjadi ajang dalam mencari bibit-bibit baru atlet Paralympic di Kukar. Bahkan Kukar sendiri telah didorong oleh NPCI Kaltim sebagai sentra olahraga disabilitas.
Pihaknya berharap pengembangan dan pencarian atlet-atlet disabilitas mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Setara dengan atlet-atlet lainnya di Kukar. "Sehingga semangat inklusi yang terus digaungkan dapat berjalan maksimal dan baik. Oleh karena itu segala sesuatunya fasilitas olahraga dilakukan penyesuaian dan modifikasi agar inklusi betul-betul tercapai," harap Bisyron. (adv)